Usulan RUU menjadikan bahasa Arab menjadi bahasa resmi negara di usulkan anggota Parlemen Mohammed Ahmed Salim kepada Majelis Nasional Mauritania pada bulan November ini, dan dijadwalkan akan dibahas dalam sidang parlemen dalam beberapa hari mendatang.
Menurut survei lokal yang dilakukan Asosiasi Wartawan Mauritania pada akhir pekan kemarin menunjukan bahwa sebagian besar rakyat mendukung RUU ini, dan berharap anggota Parlemen dapat segera menyetujuinya.
Selain banyak penduduknya yang mahir berbahasa Perancis, rakyat Mauritania juga menggunakan bahasa lokal “Wolof” yang menjadi bahasa percakapan sehari-hari. (Dostor/Ram)
http://www.eramuslim.com/berita/federasi-wartawan-timur-tengah-dukung-bahasa-arab-jadi-bahasa-resmi-mauritania.htm


0 komentar:
Posting Komentar